ajian panguncen

Ajian Panguncen

Ajian panguncen adalah ajian untuk mengunci sehingga lawan tidak akan berkutik dan gerakannya terhenti. Ajian ini hampir serupa dengan ajian kancing konci, hanya saja laku tirakat dan doa yang digunakan untuk mengamalakannya lebih mudan dan tidak memberatkan. Meskipun laku tirakat dan doanya tidak seberat ajian pada umumnya, tapi untuk mengamalkannya hanya bisa dilakukan ketika seseorang telah mumpuni dalam ilmu tenaga dalam.

Ritual dalam mempelajari ajian panguncen adalah puasa mutih selama 7 hati berturut-turut dan dibarengi dengan laku patigeni (menghindari cahaya dan api) selama satu malam. Doa ajian panguncen:

“Neng, meneng, teko meneng, melu meneng, dening Allah.”