ajian tinggengan

Ajian Tinggengan

Ajian tinggengan adalah kemampuan untuk mengunci lawan dengan sentuhan tangan. Ajian ini sama dengan ajian panguncen, hanya saja memiliki sedikit perbedaan dalam cara kerjanya. Pemilik dari ajian tinggengan harus menyentuhkan tangannya terlebih dahulu kepada lawan agar bisa membuatnya tak berkutik.

Semua ajian atau ilmu kanuragan ini membutuhkan laku tirakat dan laku batin yang berbeda-beda. Hal ini disesuaikan dengan tingkat keilmuan yang akan didapat dan juga tergantung darimana asal muasal ilmu tersebut. Satu ilmu yang dianggap memiliki kemampuan luar biasa dibandingkan ilmu lain, sehingga pemiliknya pun merasa lebih kuat dari pengamal ilmu lain. Hal ini sungguh tidak dibenarkan.

Sejatinya sebuah ilmu mempunyai sisi positif dan negatif tergantung dari pengamalnya. Tidak ada ajian atau ilmu yang lebih baik dari yang lain. Yang ada adalah ilmu ini lebih cocok dimanfaatkan pada situasi A, sedangkan ilmu lain lebih pantas digunakan pada situasi B. Untuk mendapatkan khasiat dari ajian tinggengan, mantra yang bisa dibaca adalah:

“INGSUN AMATAK AJIKU SI JAMUR DIPO,TUWUH ING PENDHAK KETIGO, ENGGONE KAYU TUNGGAK TANGGENG, KERSANING ALLAH SAKABEHING MUNGSUH DHELOG-DHELOG KAMITENGGENGEN.”