azimat

Azimat

Azimat adalah benda yang diyakini memiliki kekuatan magis dan dijadikan pemilikinya sebagai perantara untuk mengatasi masalah kehidupan yang sedang dihadapi. Selain itu, azimat juga diyakini bisa membantu tercapainya sebuah hajat. Ada berbagai macam jenis azimat yang ada di Indonesia. Beberapa diantaranya dapat berupa benda (batu, kayu) dapat juga berbentuk tulisan (rajah, wifiq).

Istilah yang lebih populer dengan kata jimat ini bisa berupa benda alam yang mengandung energi tak terlihat atau merupakan pemberian dari makhluk gaib. Para peyakin jimat bisa mendapatkannya dari seorang pakar metafisika, spiritualis atau paranormal. Kemudian para ahli ini akan mengisikan energi tertentu melalui laku tirakat atau doa-doa khusus sesuai dengan tujuan pembuatan azimat tersebut.

Huruf Arab, angka, simbol atau kode-kode tertentu yang biasa tertulis di dalam jimat bukanlah sembarang tulisan. Melainkan tulisan yang mengandung energi ghaib dan ada kaidah penulisan yang wajib dipenuhi sebelum memprosesnya. Beberapa kaidah penulisan azimat yang biasa dilakukan dan harus dibarengi dengan laku tertentu oleh pakar metafisika, spiritualis atau paranormal adalah sebagai berikut:

  1. Dalam keadaan suci, baik badan, pakaian maupun tempat yang akan digunakan untuk membuat sebuah jimat. Cara mensucikan badan adalah dengan melakukan mandi jinabat untuk menghilangkan hadas besar. Kemudian berwudhu untuk mensucikan diri dari hadas kecil.
  2. Khusyuk dalam proses pembuatan azimat.
  3. Mengelola pernapasan dengan baik atau lebih baik lagi dilakukan dengan menahan napas.
  4. Memakai wewangian adalah sunah Rasul, jika wewangian ini dicampur dalam tinta yang digunakan untuk menulis jimat maka hasilnya akan lebih maksimal.

Penggunaan waktu yang tepat dalam membuat jimat pun akan mempengaruhi energi yang terkandung. Hal ini harus disesuaikan dengan tujuan pembuatan jimat tersebut. Misalnya, jika ingin memanfaatkan jimat untuk menjaga rumah agar terhindar dari maling atau rampok bisa dibuatkan pada hari Jumat Kliwon.

Jimat merupakan benda yang disakralkan, tetapi satu hal yang harus selalu diingat oleh para peyakinnya adalah ‘tidak boleh disembah’. Jimat hanya sekedar perantara, pemberian keselamatan dan perlindungan datangnya dari Tuhan Yang Maha Esa.