buhul

Buhul

Buhul adalah simpul pada tali. Pada zaman jahiliah, para tukang sihir memanfaatkan buhul-buhul sebagai alat praktek sihirnya untuk tujuan memperkuat visualisasi batinnya.

Pada zaman sekarang, masih ada tukang sihir yang memanfaatkan buhul berupa benang halus/tali penghubung/ikatan berupa kabel gaib ini untuk kemudian dihubungkan antara benda sihir (jimat, tumbal, boneka dan lain-lain) sebagai pusat transmisi dengan target yang saling mengikat satu sama lainnya.

Setiap buhul yang dikirim oleh tukang sihir kepada target biasanya memiliki fokus tertentu. Misalnya, tukang sihir tersebut ingin membuat targetnya sakit-sakitan, membuat usahanya bangkrut, jantung dan organ tubuh lainnya terasa ditusuk-tusuk dan lain-lain. Untuk orang yang terkena sihir semacam ini, ada baiknya melakukan pembersihan diri secara mandiri.

Adapun cara sederhana yang bisa dilakukan adalah melakukan terapi secara mandiri. Pilihlah sebuah lokasi yang nyaman dan bersih dari benda-benda yang tidak disukai malaikat, seperti lukisan yang memiliki ruh (lukisan hewan atau patung). Sucikan diri dengan mandi jinabat dan berwudhu. Setelah itu mohon ampunan kepada Tuhan dan membaca amalan dzikir. Yang paling penting, pastikan ketika melakukan terapi emosi sedang stabil.