Curiga manjing warangka

Curiga Manjing Warangka

Curiga manjing warangka adalah badan halus dalam badan kasar. Pada zaman dahulu, peribahasa ini diartikan sebagai keris masuk sarungnya. Merupakan penggambaran sebuah konsep mengenai hubungan pemimpin dengan rakyatnya di Jawa.
Diharapkan pemimpin mampu memahami aspirasi rakyat dan melindungi mereka dengan adil dan bijaksana. Dalam konteks pernyataan ini, pemimpin diartikan sebagai keris yang dimasukkkan ke dalam sarungnya (masyarakat yang dipimpin).