dajjal

Dajjal

Dajjal adalah setan yang menampakkan diri dalam bentuk raksasa yang muncul menjelang datangnya hari kiamat. Dajjal dapat berbentuk makhluk atau sebuah rezim zalim atau bahkan kekuatan gaib yang mengandung energi negatif yang mempengaruhi umat manusia jauh dari ajaran agama.

Asal usul Dajjal sendiri adalah seorang manusia keturunan Yahudi. Dalam agama Islam, ia dianggap sebagai manusia yang ditangguhkan ajalnya, seperti yang terjadi pada setan atau iblis yang ditangguhkan kematiannya hingga hari kiamat. Sebagian besar masyarakat meyakini bahwa saat ini dajjal bertempat tinggal di sebuah pulau yang ditunggui seekor binatang bernama “Al-Jassasah”.

Keberadaan dari fitnah dajjal sering membuat gelisah manusia karena diriwayatkan sebagai fitnah terbesar di akhir zaman. Untuk bisa terhindar dari fitnah tersebut berdoalah secara khusus kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk meminta perlindungan. Berikut cara berlindung dari fitnah dajjal:

  1. Meyakini kalam Allah di dalam Al Qur’an dan hadits. Di antaranya adalah dengan mengimani 99 asma Allah, karena di sana terdapat nama-nama agung yang tidak bisa ditandingi oleh apapun.
  2. Memahami hadits-hadits yang membahas mengenai ciri-ciri dajjal. Dengan mengetahuinya, diharapkan bisa lebih berhati-hati dan waspada terhadap fitnah yang dibawa.
  3. Menjauhi hal-hal yang dianggap berbau fitnah dajjal. Mengutip hadits riwayat Imam Abu Dawud dalam Sunannya meriwayatkan hadits dari Imran bin Husain, Nabi Muhammad SAW bersabda:

Barang siapa mendengar ada Dajjal, hendaklah ia bersembunyi darinya. Karena, Demi Allah, ada seseorang mendatanginya dan ia mengira bahwa ia benar-benar beriman, lalu ia mengikutinya, karena banyaknya syubhat (kesamaran) yang menyertainya.” (HR. Muslim, Ahmad, dan Al-Hakim. Syaikh Al-Albani menyahihkannya dalam Shahih Sunan Abi Dawud).