doa haikal

Doa Haikal

Doa haikal adalah amalan doa untuk memohon perlindungan diri kepada Sang Khalik. Amalan doa ini terbagi ke dalam 7 bagian dengan niat yang sama namun doa dan wiridnya berbeda, meskipun sama-sama dinukilkan dari kitab suci Al Qur’an. Ada banyak pro dan kontra terkait munculnya doa haifat haikal ini. Karena banyak yang tidak mempercayai bahwa amalan ini tergolong ke dalam sunah Rasul.

Namun, tidak ada salahnya untuk mengamalkannya karena secara keseluruhan doa dan wirid yang diajarkan murni diambil dari Al Qur’an. Selain itu, yang paling penting adalah niatnya. Yaitu, hanya memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Berikut 7 amalan doa haifat haikal:

  1. Haikal 1 : ayat kursi (Al-Baqarah : 255);
  2. Haikal 2 : Ali-Imran : 35, Al-Isra’ : 77 – 80;
  3. Haikal 3 : Al-Baqarah : 285 – 286;
  4. Haikal 4 : Al-Isra’ : 81 – 85;
  5. Haikal 5 : Maryam : 4 – 6, Al-Fath : 27;
  6. Haikal 6 : Al-Jin : 1 – 4; dan
  7. Haikal 7 : Al-Qalam : 51 – 52.

Dari haikal ke satu menuju haikal kedua dan seterusnya (untuk memulai setiap ayat doa), harus diawali dengan niat sebagai berikut: “Uiidzu nafsii billaahil ‘aliyyil ‘azhiim” [Aku mohon perlindungan atas diriku dengan Allah yang Maha Luhur (Tinggi) dan Maha Agung (Besar)]